01 — stop scroll
Mulai dari produk hijab yang siap dijual, bangun customer-mu, lalu naik kelas menjadi pemilik brand hijab sendiri.
02 — self identification
Lalu muncul satu pikiran:
“Kapan ya gue punya brand sendiri?”
Kalau pertanyaan itu pernah muncul di kepala kamu, mungkin sekarang waktunya mulai.
03 — seller vs brand owner
Menjual produk orang
Memiliki identitas bisnis
Mengikuti produk supplier
Bisa menentukan produk
Customer mengenal produk
Customer mengenal brand
Fokus transaksi
Fokus membangun customer
Sulit dibedakan
Punya positioning
Tujuan akhirnya bukan sekadar jual lebih banyak. Tapi membangun sesuatu yang menjadi milikmu.
04 — the journey
start → sell → build → scale
01
Mulai dengan produk yang sudah tersedia. Cocok untuk pemula yang ingin belajar jualan.
02
Mulai berjualan dengan sistem yang lebih ringan. Cocok untuk menguji market.
03
Mulai membangun produk dengan identitas brand sendiri.
04
Produk punya identitas, customer mengenal brand, bisnis mulai menjadi aset.
05 — objection killer
Nggak harus expert untuk mulai.
Kamu nggak harus punya pabrik sendiri.
Kamu nggak harus resign untuk mulai bisnis.
Followers bukan satu-satunya cara mendapatkan customer.
Jangan langsung scale. Test market dulu.
Brand bisa dibangun sambil belajar.
Brand pertama kamu nggak harus sempurna. Tapi brand pertama kamu harus dimulai.
06 — product & market
Jangan jual hijab untuk semua orang. Pilih market dulu, baru pilih produknya.
clean, elegant, practical.
trendy, expressive, social-media friendly.
comfortable, practical, everyday.
affordable, simple, stylish.
elegant, exclusive, higher perceived value.
07 — brand building 101
Cari niche
Target market
Nama brand
Positioning
Produk
Identitas
Packaging
Content
Launch
First Customer
Dari sekadar ide → menjadi brand yang benar-benar dijual.
08 — how much capital?
Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua orang karena cara memulainya berbeda.
untuk belajar menjual.
untuk menguji market.
untuk mulai membangun brand.
Yang penting bukan “berapa besar modal saya?” tapi “model bisnis mana yang paling cocok untuk kondisi saya sekarang?”
Saya mau tahu pilihan saya09 — why hijab?
Hijab bukan sekadar produk fashion. Ia dapat menjadi bagian dari daily wear, office wear, casual wear, occasion, lifestyle, dan personal style.
Jangan hanya berpikir: “Bagaimana menjual satu hijab?”
Mulai berpikir: “Bagaimana membuat customer ingin kembali ke brand saya?”
10 — what you really need
produk yang bisa dijual.
orang yang membutuhkan produk tersebut.
identitas yang membuat kamu berbeda.
cara menarik perhatian customer.
cara mengubah perhatian menjadi transaksi.
orang yang kembali membeli.
11 — supported by vbh
VBH menjadi partner di belakang perjalanan kamu untuk membantu menyediakan ekosistem bisnis hijab, sesuai program dan paket yang tersedia.
Kamu fokus
Brand • Content • Marketing • Customer
Partner membantu
Product • Production • Supply • Fulfillment
12 — visualize your future
Kamu sudah punya produk
mulai membuat konten
punya customer
tahu produk yang disukai
mulai mendapatkan repeat customer
mulai membangun brand sendiri
Dan sekarang kamu bukan lagi cuma menjual produk orang.
13 — who is this for?
income tetap + bisnis sampingan.
bisnis yang dapat dikembangkan bertahap.
dari audience menuju produk sendiri.
naik level menjadi brand owner.
mulai membangun sesuatu.
14 — key message
Reseller bisa menjadi langkah pertama. Tapi bukan berarti harus menjadi langkah terakhir.
Mulai menjual → belajar customer → belajar market → belajar content → belajar sales → build your own brand.
15 — final offer
Starter
Untuk kamu yang ingin mencoba bisnis hijab.
Growth
Untuk kamu yang ingin mulai lebih ringan dan menguji market.
Brand
Untuk kamu yang sudah siap mulai membangun identitas brand.
Own
Untuk kamu yang ingin memiliki brand hijab sendiri.
Detail paket, harga, minimum order, fasilitas, dan ketentuan mengikuti program VBH yang berlaku.
16 — faq
Tidak. Kamu bisa mulai dari level yang sesuai dengan kemampuanmu.
Tidak. Bisnis dapat dimulai melalui channel digital.
Tidak. Kamu dapat memulainya sebagai bisnis sampingan.
Tidak. Kamu dapat menggunakan ekosistem supplier/produksi yang tersedia sesuai program.
Ya. Jalur white label dapat menjadi salah satu tahap menuju brand sendiri, sesuai ketentuan program.
Justru itu alasan landing page ini dibuat: mulai dari langkah pertama.
Jangan tunggu punya semuanya.
Jangan tunggu merasa siap.
Jangan tunggu “nanti”.
Mulai dari yang bisa kamu mulai hari ini.
Punya ide. Punya brand. Mulai sekarang.
mulaibrandhijab.site · supported by VBH